Guru Besar Ilmu Politik di Indonesia sudah banyak, tetapi Guru Besar Politik mungkin tidak berlebihan jika itu disematkan ke Presiden Ketujuh ini.
Jokowi mampu merancang langkah-langkah strategis yang terlihat sederhana namun memiliki dampak besar di masa depan.
Jokowi dikenal sebagai politisi yang tidak hanya mengandalkan kesederhanaannya tetapi juga mengaplikasikan strategi politik yang canggih di balik setiap tindakannya.
Ia selalu berpikir jangka panjang dalam merancang langkah-langkah strategis yang, meskipun tampak biasa, memiliki konsekuensi besar di masa depan.
Strategi Jokowi terlihat jelas pada pemilihan presiden 2019, di mana ia berhasil merangkul mantan rival politiknya, Prabowo, yang bagi banyak orang adalah langkah yang tidak terduga.
Namun, langkah ini merupakan bagian dari rencananya untuk menjaga stabilitas politik serta memperkuat posisinya dalam koalisi politik.
Kesederhanaan Sebagai Kekuatan
Kesederhanaan Jokowi adalah senjata yang ampuh dalam politik, yang membuat orang lebih mudah berhubungan dengan masyarakat.
Kesederhanaan Jokowi bukanlah tanda bahwa ia tidak cerdas; sebaliknya, kesederhanaan tersebut memungkinkan ia untuk tetap fokus pada hal-hal penting dalam politik tanpa terjebak dalam kompleksitas yang berlebihan.
Ini adalah kekuatan yang membuatnya dapat menjalin hubungan baik dengan masyarakat, sekaligus menjaga rencana politik jangka panjangnya.
Kesederhanaan juga memudahkan Jokowi untuk mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan, yang memberikan kekuatan lebih dalam memasukkan kebijakan-kebijakannya.
Membangun Aliansi dan Pengaruh
Jokowi tidak mengalami fase hilangnya pengaruh politik karena kemampuannya untuk membangun aliansi yang kuat.
Salah satu kunci keberhasilan Jokowi dalam politik adalah kemampuannya untuk membangun aliansi dan menjaga dukungan dari berbagai pihak meskipun mendekati akhir masa jabatannya. Ia dikenal cermat dalam memilih orang-orang di sekitarnya, baik di dalam kabinet maupun koalisi politik.
Dengan demikian, Jokowi dapat mempertahankan stabilitas politik dan relevansinya dalam arena politik, bahkan ketika tidak dapat mencalonkan diri lagi di pemilihan berikutnya. (fir)
Topics #Joko Widodo