Pemerintah menyatakan ingin menghentikan impor aspal atau bitumen mulai tahun 2024. Pasalnya, Indonesia mempunyai Pulau Buton yang memproduksi aspal berkualitas.
Saat ini pemerintah juga ingin menciptakan nilai tambah untuk produk aspal dari Sulawesi Tenggara tersebut. Keputusan ini diambil berdasarkan kajian para menteri.
Potensi Pulau Buton
Pulau Buton diketahui masih menyimpan deposit aspal alam 662.000.000 ton. Angka ini masuk kategori terbesar secara internasional, bahkan menjadi 80% cadangan aspal alam dunia.
Sayangnya pemanfaatan aspal buton masih rendah. Sejak deposit aspal ini ditemukan pada awal tahun 1920-an, penggunaan belum mencapai angka lima juta ton.
Produksi terbesar pernah terjadi pada tahun 1987-an sebesar 350.000 ton dan 1993-1994 sebesar 200.000 ton. Namun, setelah itu produksinya menurun.
Kondisi itu berbanding terbalik dengan kebutuhan aspal nasional yang mencapai 4.000.000 hingga 5.000.000 ton per tahun, karena pembangunan infrastruktur sedang gencar dilakukan.
Aspal buton dapat digunakan untuk membangun jalan baru di IKN Nusantara dan daerah lainnya, serta merawat 398.000 kilometer jalan negara yang sudah ada.
Itulah informasi tentang aspal buton yang akan digunakan untuk pembangunan jalan IKN Nusantara. Semoga informasi yang kami sampaikan menambah wawasan dan bermanfaat. (win)