Berita menggegerkan pernah terjadi di dua kota kecil di Amerika Serikat yaitu Kota Rachel dan Kota Hiko, yang berdekatan dengan fasilitas rahasia Area 51 sedang bersiap kebanjiran pengunjung.

Ini akibat ulah seorang yang menulis ajakan kepada warga Amerika untuk menyerbu Area 51 yang sangat rahasia. Berita serupa ajakan itu terjadi pada 20 September 2019 lalu. Kendati pengguna Facebook yang membuat agenda tersebut mengatakan bahwa ide serbuan itu adalah gurauan belaka.

Kamu tentu bertanya apa itu Area 51?

Area 51 dibangun pada era Perang Dingin antara AS dan Uni Soviet, sebagai fasilitas untuk menguji dan mengembangkan pesawat, termasuk pesawat U-2 dan SR-71 Blackbird.

Meski fasilitas itu dibuka pada 1955, keberadaanya baru secara resmi diakui oleh badan intelijen CIA pada Agustus 2013.

Empat bulan setelah pengungkapan oleh CIA, Presiden AS kala itu, Barack Obama, menjadi presiden pertama AS yang mengungkap Area 51 kepada publik.

Menurut militer AS, tempat itu mewakili “ruang pertempuran yang fleksibel, realistis, dan multidimensi untuk melakukan pengembangan pengujian taktis, dan pelatihan lanjutan”.

Area 51 merujuk pada lokasi di peta dan nama populer pangkalan
Angkatan Udara Amerika Serikat. Pangkalan ini berlokasi di Danau Groom, danau kering di gurun Nevada, sekitar 135 kilometer di sebelah utara Las Vegas.

Apa yang terjadi di dalamnya sangat rahasia. Masyarakat umum tidak diperkenankan mendekat. Banyak tanda peringatan, pengawasan elektronik dan penjaga bersenjata. Penerbangan yang melintasi Area 51 juga dilarang. Meskipun lokasi ini sekarang dapat dilihat pada gambar satelit. Pangkalan militer ini memiliki landasan pacu sepanjang 3,7 km.

Fasilitas ini terletak di dua area militer rahasia lainnya: Nevada Test Site—tempat AS melakukan uji coba senjata nuklir sejak 1950an hingga 1990an—serta Nevada Test and Training Range. Seluruh kawasan ini melingkupi lahan seluas 2,9 juta hektare.

Sekitar 1.500 orang diyakini bekerja di sana, banyak yang bepergian dengan pesawat sewaan dari Las Vegas.

Annie Jacobsen, yang telah menulis tentang sejarah Area 51, mengatakan kepada BBC bahwa beberapa program spionase paling canggih di dunia ada di lokasi tersebut.

Meskipun informasi resmi tentang Area 51 sangat minim, diyakini bahwa militer AS terus menggunakan Area 51 untuk mengembangkan pesawat mutakhir.

“Area 51 adalah fasilitas tes dan pelatihan. Penelitian dimulai dengan pesawat mata-mata U-2 pada 1950-an dan sekarang telah beralih ke drone”, katanya.

Yang paling terkenal adalah klaim bahwa di pangkalan militer itu terdapat pesawat luar angkasa dan alien sebagai pilotnya, setelah pesawat itu jatuh di Roswell, Negara Bagian New Mexico, pada 1947.

Angkatan Udara AS memberi peringatan ‘penyerbuan’ pangkalan rahasia. Pentagon diam-diam jalankan program UFO senilai Rp270 miliar. Di balik foto-foto yang digunakan untuk ‘membuktikan’ teori konspirasi.

Apakah ada alien dan UFO di Area 51?

Rahasia yang menyelimuti Area 51 telah memantik banyak teori konspirasi.

Klaim lain adalah beberapa orang melihat adanya UFO di atas dan di dekat situs itu, sementara lainnya mengaku telah diculik oleh alien dan bahkan menjadi objek eksperimen, sebelum akhirnya dikembalikan ke Bumi.

Dan, pada 1989, seorang pria bernama Robert Lazart mengklaim bahwa dia pernah bekerja di pusat teknologi alien di dalam Area 51.

Dia mengklaim telah melihat beberapa foto medis dari alien tersebut dan menyebut bahwa pemerintah menggunakan fasilitas itu untuk memeriksa UFO.

Keterkaitan Area 51 dengan alien telah berfungsi sebagai pengalihan isu yang berguna bagi badan intelijen. (win/sumber BBC News Indonesia)