James Bond adalah salah satu film paling terkenal di dunia yang diadaptasi dari novel karya Ian Fleming.
Menjadi seri film oleh rumah produksi EON Productions. EON Productions, yang didirikan oleh Albert R. Broccoli dan Harry Saltzman pada tahun 1961, telah memproduksi hampir seluruh film James Bond sejak film pertama, Dr. No (1962).
Karakter James Bond
Seorang agen rahasia Inggris dengan kode nama 007, dikenal karena kecerdasannya, gaya elegan, penggunaan gadget canggih, dan keberanian dalam menghadapi musuh.
Bond bekerja untuk MI6 dan sering berinteraksi dengan karakter pendukung seperti M, Q, dan Miss Moneypenny.
Karakter James Bond 007 bukan hanya sekadar agen rahasia, tetapi juga simbol ikonik dalam sejarah perfilman dunia.
Sejak pertama kali diperkenalkan di layar lebar pada tahun 1962, James Bond telah melalui berbagai era dengan wajah dan gaya yang berbeda, mencerminkan perubahan zaman dan selera penonton.
Inilah perjalanan para pemeran James Bond dan bagaimana mereka memberi warna pada karakter agen dengan lisensi untuk membunuh atau licence to kill.
1. Sean Connery – Bond Klasik yang Tak Terlupakan (1962–1971, 1983)
Sean Connery adalah aktor pertama yang memerankan James Bond. Dengan pesona, ketangguhan, dan gaya yang khas, Connery menetapkan standar bagi karakter Bond di masa mendatang. Ia membawa kombinasi maskulinitas dan humor yang memikat.
Film-filmnya:
- Dr. No (1962) – Debut pertama Bond di layar lebar.
- Goldfinger (1964) – Salah satu film Bond paling ikonik.
- Diamonds Are Forever (1971) – Penampilan terakhirnya dalam seri resmi EON.
- Never Say Never Again (1983) – Film di luar waralaba resmi EON.
2. George Lazenby – Bond Sekali Jalan (1969)
George Lazenby hanya tampil sekali sebagai Bond dalam On Her Majesty’s Secret Service (1969). Meskipun awalnya kurang diapresiasi, film ini kemudian dipuji karena plotnya yang emosional dan akting Lazenby yang sebenarnya kuat. Bond versi Lazenby menampilkan sisi manusiawi, termasuk pernikahan dan kehilangan.
3. Roger Moore – Bond yang Penuh Gaya dan Humor (1973–1985)
Berbeda dengan pendahulunya, Roger Moore membawa sentuhan ringan dan humor ke dalam karakter James Bond. Ia memerankan Bond lebih lama dibandingkan aktor lain, selama 12 tahun dengan total 7 film.
Film-filmnya:
- The Spy Who Loved Me (1977) – Salah satu film terbaik era Moore.
- Moonraker (1979) – Bond menjelajahi luar angkasa.
- Octopussy (1983) – Menampilkan aksi penuh gaya ala Moore.
4. Timothy Dalton – Bond yang Lebih Serius dan Realistis (1987–1989)
Di tangan Timothy Dalton, Bond berubah menjadi lebih serius dan gelap, mendekati karakter asli dalam novel karya Ian Fleming.
Film-filmnya:
- The Living Daylights (1987)
- Licence to Kill (1989) – Bond tampil lebih brutal dan personal.
Meski hanya tampil dalam dua film, gaya Dalton dianggap sebagai jembatan menuju Bond modern.
5. Pierce Brosnan – Bond Era Modern dengan Sentuhan Elegan (1995–2002)
Pierce Brosnan membawa Bond ke era teknologi dan aksi blockbuster. Dengan kombinasi karisma klasik dan adegan laga intens, ia menjadi Bond favorit generasi 90-an.
Film-filmnya:
- GoldenEye (1995) – Menghidupkan kembali waralaba setelah enam tahun vakum.
- The World Is Not Enough (1999)
- Die Another Day (2002) – Bond menghadapi teknologi canggih dan plot global.
Brosnan berhasil menyeimbangkan antara aksi dan humor, menjadi ikon Bond era modern.
6. Daniel Craig – Bond yang Gelap, Emosional, dan Kompleks (2006–2021)
Daniel Craig merevolusi karakter James Bond dengan pendekatan yang lebih realistis, emosional, dan penuh kedalaman. Era Craig mengeksplorasi sisi manusiawi Bond, termasuk rasa sakit, cinta, dan kehilangan.
Film-filmnya:
- Casino Royale (2006) – Awal kisah Bond, penuh aksi brutal dan emosional.
- Skyfall (2012) – Salah satu film Bond tersukses, baik secara kritis maupun komersial.
- No Time to Die (2021) – Perpisahan emosional Daniel Craig sebagai James Bond.
Craig berhasil mengubah Bond menjadi lebih relevan dan kompleks di era modern, sekaligus memberikan penutupan sempurna pada karakternya.
Dari Sean Connery yang klasik hingga Daniel Craig yang kompleks, setiap aktor membawa interpretasi unik terhadap James Bond.
Selama lebih dari 60 tahun dan 25 film resmi, film ini terus berkembang mengikuti zaman, namun tetap mempertahankan ciri khas: aksi mendebarkan, musuh ikonik, gadget canggih, dan tentu saja martini “shaken, not stirred”.
James Bond bukan hanya agen rahasia, melainkan ikon budaya pop yang tak lekang oleh waktu, dan generasi mendatang masih akan terus mengenal sosok “007” dalam berbagai wajahnya. (fir)