Perbedaan utama antara lucid dreaming dan astral projection adalah bagaimana kita memahami pengalaman tersebut.
Lucid dreaming adalah keadaan di mana seseorang menyadari bahwa mereka sedang bermimpi, dengan pikiran sadar yang aktif dan kemampuan untuk berpikir kritis.
Ini adalah pengalaman yang sangat hidup dan realistis, membuat mereka merasa seolah-olah benar-benar berada dalam situasi tersebut.
Sementara itu, astral projection melibatkan keyakinan bahwa seseorang telah meninggalkan tubuh fisiknya, merasa tidak terikat pada dunia fisik, tetapi sebenarnya mungkin hanya mengalami mimpi.
Kontrol dalam Mimpi
Di dalam lucid dreaming, individu memiliki kemampuan untuk mengendalikan elemen-elemen dalam mimpi mereka. Lucid dreamer dapat mengarahkan pengalaman mimpi mereka karena mereka memahami bahwa mereka berada dalam ilusi.
Ini memungkinkan mereka untuk menjelajahi dunia mimpi secara bebas, menciptakan pengalaman sesuai keinginan mereka.
Dalam konteks astral projection, individu yang percaya telah meninggalkan tubuh mereka rentan terhadap berbagai pengalaman, termasuk mimpi buruk, karena mereka merasa dunia di sekitar mereka adalah nyata dan terpisah dari diri mereka.
Teknik Induksi Mimpi
Teknik untuk menginduksi lucid dreaming dan astral projection sangat mirip.
Ada dua jenis lucid dreaming: DILD (Dream Initiated Lucid Dreams) dan WILD (Wake Initiated Lucid Dreams) yang masing-masing memiliki metodologi induksi yang berbeda.
Teknik WILD melibatkan tidur sambil tetap sadar, dan beberapa orang mengalami rasa bergetar atau perasaan melayang saat peralihan, yang mirip dengan pengalaman astral projection.
Karena teknik yang sama digunakan, pertanyaan muncul mengapa keduanya dianggap berbeda.
Keyakinan versus Realitas Psikologis
Astral projection merupakan sistem kepercayaan, sementara lucid dreaming adalah keadaan psikologis.”
Untuk menganggap bahwa pengalaman merupakan astral projection, seseorang perlu mempercayai berbagai ide, termasuk adanya jiwa dan dimensi lain yang bisa dikunjungi.
Di sisi lain, lucid dreaming tidak memerlukan kepercayaan pada sesuatu yang paranormal dan dapat diperoleh melalui pengetahuan psikologis manusia yang sudah dipahami.
Bukti Ilmiah
Lucid dreaming adalah keadaan psikologis yang telah terverifikasi secara ilmiah.
Banyak penelitian mendukung keberadaan lucid dreaming sebagai fenomena nyata dalam psikologi, tanpa memerlukan kepercayaan pada konsep di luar logika.
Sementara itu, astral projection tidak memiliki dukungan ilmiah dan sering dipandang sebagai bentuk mimpi seperti keadaan mental yang dimodifikasi.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun astral projection terdengar menarik, ini lebih mirip dengan fiksi daripada kenyataan.
Apa yang dimaksud dengan Lucid Dreaming?
Lucid dreaming adalah keadaan di mana seseorang menyadari bahwa mereka sedang bermimpi dan mampu berpikir kritis serta mengendalikan pengalaman dalam mimpinya.
Mengapa ada yang percaya pada astral projection tetapi tidak pada lucid dreaming?
Astral projection melibatkan kepercayaan pada konsep-konsep paranormal, sementara lucid dreaming dapat dipahami sebagai pengalaman psikologis yang terbukti secara ilmiah, tanpa memerlukan kepercayaan yang tidak terverifikasi. (fir)