Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP sedang meningkatkan produksi susu ikan di dalam negeri. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung program minum susu gratis yang dimulai tahun depan.

KKP sedang berupaya meningkatkan produksi susu ikan domestik untuk mendukung program minum susu gratis dengan membangun pabrik baru di Pekalongan, yang ditargetkan berkapasitas 50 ton per bulan, dan menambah kapasitas produksi di kawasan Pantura menjadi 80 ton per bulan.

Susu ikan, yang diproduksi dari bahan baku ikan bernilai rendah, ditawarkan sebagai alternatif ekonomis dan nutrisi setara dengan susu sapi segar, berharga sekitar Rp 5 ribu per gelas dan tidak berbau ikan serta mudah dicerna.

Konsumsi susu ikan dianggap sebagai solusi atas keterbatasan produksi susu sapi segar di Indonesia, menawarkan keunggulan bagi mereka yang intoleran laktosa, dengan sekitar 80% sampai 100% populasi Asia memiliki kondisi tersebut, khususnya di usia 12-14 tahun. (fir)

Foto: Dua orang anak menunjukkan produk susu ikan saat peluncuran di Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat. ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARA

Sumber: Katadata