Tesla, Inc awalnya bernama Tesla Motors, didirikan pada tahun 2003 oleh Martin Eberhard dan Marc Tarpenning di California, Amerika Serikat.

Nama Tesla diambil dari nama ilmuwan terkenal Nikola Tesla, yang dikenal atas kontribusinya pada teknologi listrik arus bolak-balik (AC). Elon Musk bergabung sebagai investor utama pada tahun 2004, melalui pendanaan Seri A, dan kemudian menjadi figur utama dalam mengarahkan perusahaan.

Pada tahun 2018, ketika seluruh dunia mengira Tesla akan bangkrut:

  • Mercedes meramalkan: “Tesla akan bangkrut pada musim panas.”
  • BMW berkata: “Mereka tidak akan pernah memproduksi secara massal.”
  • Wall Street menegaskan: “Mimpi buruk produksi.”

Kemudian Elon Musk memutuskan untuk pindah ke pabrik, membawa tekadnya dan sebuah bantal. Apa yang terjadi selanjutnya mengejutkan setiap CEO. Tesla tidak hanya bertahan, tetapi juga bangkit kuat dari jurang. Perubahannya benar-benar drastis:

  • Musk secara pribadi memeriksa setiap stasiun produksi.
  • Menulis ulang kode perangkat lunak jika diperlukan.
  • Memecat manajer yang tidak berbagi visinya tanpa ragu.
  • Menelepon pemasok pukul 3 pagi untuk mendapatkan suku cadang.
  • Suatu malam, para pekerja bahkan menemukannya berlumuran oli saat memperbaiki Model 3 yang sudah “dilupakan” oleh insinyur lain.

Elon berkata kepada para insinyur: “Kita perbaiki ini atau kita mati. Itu adalah masa yang sangat menyakitkan. Saya tidak tahu, mungkin saya sedikit gila,”

Tawa di industri otomotif mulai berhenti ketika angka-angka mulai berbicara:

  • Minggu pertama: 202 unit Model 3.
  • Bulan ketiga: 5.000 unit per minggu.
  • Akhir tahun: Kuartal pertama yang menghasilkan keuntungan.

Tesla berubah dari bahan ejekan menjadi ancaman nyata, mengubah dirinya menjadi kekuatan yang mulai membuat seluruh industri waspada.

Pabrikan mobil tradisional memiliki:

  • Lebih dari 100 tahun pengalaman.
  • Miliaran dolar dalam cadangan kas.
  • Rantai pasokan global yang kuat.
  • Koneksi politik yang dalam.

Pengaruh Tesla pada Industri Otomotif
Tesla tidak hanya menjadi pemimpin dalam kendaraan listrik tetapi juga mendorong transisi industri otomotif ke arah keberlanjutan. Dengan inovasi dan visinya, Tesla telah mengubah cara dunia memandang kendaraan listrik, menjadikannya masa depan transportasi global.

Hari ini? Tesla bernilai lebih dari gabungan Toyota, GM, Ford, dan BMW. Hanya dalam beberapa tahun, Elon Musk mengubah perusahaan yang diremehkan menjadi raksasa otomotif, membuktikan bahwa ketekunan dan visi dapat mengubah seluruh industri. (fir)