“Brand On lahir karena penolakan dari Nike, Adidas, dan New Balance.”

Brand sepatu running bernama On telah mengalami pertumbuhan yang pesat sejak didirikan pada tahun 2010. Pada tahun 2021, meskipun masih terbilang baru, brand ini memiliki valuasi mencapai 11 miliar USD, atau sekitar 13 triliun rupiah.

Pendiri On, Olivier Bernhard, adalah seorang atlet triathlon berprestasi asal Swiss yang setelah pensiun di tahun 2007, mulai mempelajari dunia olahraga lari dengan tujuan untuk membuat olahraga ini lebih menyenangkan dan effortless.

Ide awalnya menciptakan sepatu running dengan sol berlubang yang dapat meminimalisir dampak ketika pelari mendarat dan memberikan energy return. Konsep ini dimaksudkan agar pelari merasa seolah-olah berlari di atas awan.

Ketika Olivier mencoba menawarkan prototipe sepatunya ke beberapa brand besar seperti Nike, Adidas, dan New Balance, semua brand tersebut menolak dengan berbagai alasan, termasuk menganggap idenya terlalu sederhana atau rumit untuk direalisasikan.

Penolakan ini tidak membuatnya putus asa. Sebaliknya, ia merasa terdorong untuk bergerak maju dan akhirnya berusaha mendirikan perusahaan sendiri dengan menggandeng dua teman lainnya, David Elemen dan Casper Copetti.

Proses Pengembangan dan Peluncuran Produk Pertama

“Mereka berhasil menghadirkan prototipe sepatu dalam waktu satu bulan.”

Setelah resmi mendirikan perusahaan On di tahun 2010, mereka cepat-cepat bekerja untuk mengembangkan sepatu. Dengan modal terbatas, mereka menghindari pengembangan yang memakan waktu terlalu lama.

Dalam waktu satu bulan, mereka berhasil menciptakan prototipe sepatu yang menggunakan teknologi sol bernama “clutch” dan mengikuti pameran bisnis olahraga terbesar dunia, ISPO. Di pameran tersebut, mereka memenangkan penghargaan ISPO Brand New dan langsung menerima 2000 orderan dari 19 negara.

Salah satu produk pertama mereka, On Cloud Racer, dikenal karena desainnya yang breathable dan menjadi populer di kalangan pelari, terutama di Inggris.

Keberhasilan Melalui Kolaborasi dan Inovasi

“Kolaborasi dengan Roger Federer meningkatkan popularitas On secara drastis.”

Keberhasilan brand On semakin berkembang ketika atlet triathlon terkenal, Nicolas Spirig, beralih dari Nike ke On. Kemenangannya di berbagai kompetisi dengan sepatu On membantu meningkatkan popularitas brand ini.

Brand ini terus berinovasi, meluncurkan berbagai model sepatu dengan teknologi sol Cloud dan memperkenalkan produk apparel yang menggunakan teknologi On Drtech.

Pada tahun 2020, kolaborasi dengan Roger Federer memberikan dampak besar bagi perusahaan. Federer yang tertarik menginvestasikan saham di On membantu memperkenalkan sepatu tenis “On the Roger Center Court,” yang menggabungkan desain klasik dengan teknologi modern.

Pada tahun 2021, On mulai melantai di bursa saham New York dengan nilai pendanaan yang signifikan, menandai keberhasilan yang luar biasa hanya dalam waktu satu dekade. (fir)