Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi, HashimD jojohadikusumo, mengungkapkan program rumah pedesaan yang digagas oleh Presiden Prabowo diperkirakan akan membuka 4-5 juta lapangan pekerjaan baru.
Hal ini ia sampaikan di NTV CEO Awards 2024 di Raffles Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/12).
Ia juga memperkenalkan rencana untuk program elektrifikasi yang bertujuan untuk menciptakan jaringan tenaga listrik yang lebih luas dan berkelanjutan di Indonesia.
Target Energi Terbarukan
“Kita telah menargetkan untuk mencapai lebih dari 8% energi baru dan terbarukan dalam waktu yang ditentukan.”
Dalam diskusi mengenai target elektrifikasi, pembicara mengatakan bahwa pemerintah menargetkan minimal 8% dari total kebutuhan energi akan berasal dari sumber energi baru dan terbarukan.
Pembicara menyampaikan bahwa 75% dari tambahan kapasitas listrik yang direncanakan akan dipenuhi oleh energi terbarukan, dengan sisa kapasitas disuplai oleh sumber lain seperti tenaga nuklir dan gas.
Peluang Investasi
“Kami memerlukan banyak CEO dan perusahaan untuk berinvestasi di sektor energi ini.”
Pembicara mengajak para CEO dan pelaku industri untuk berpartisipasi dalam proyek pengembangan jaringan listrik dan infrastruktur energi baru yang membutuhkan investasi sekitar 235 miliar dolar.
Hal ini menciptakan peluang kerja yang signifikan dan mendukung perekonomian lokal melalui proyek perumahan yang akan memenuhi kebutuhan energi bersih di masa depan.
Potensi Energi Angin dan Penyimpanan Karbon
“Indonesia diberkati dengan sumber daya energi angin yang melimpah dan potensi penyimpanan karbon yang luar biasa.”
Pembicara menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk memanfaatkan energi angin, dengan Pulau Jawa saja mampu menghasilkan 50 gigawatt dari tenaga angin.
Selain itu, ada juga potensi besar untuk menyimpan karbon melalui teknologi yang mampu menampung karbon dalam kantong-kantong di tanah dan laut, yang dapat menghasilkan pendapatan bagi negara melalui pengelolaan emisi karbon.
Harapan Pekerjaan di NTT
“Apakah anak-anak ini bisa mendapatkan pekerjaan di Indonesia tanpa harus jadi TKI atau TKW?”
Dalam konteks pekerjaan di NTT, ada harapan bahwa anak-anak tidak perlu lagi mencari kerja di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW). Mereka diharapkan bisa mendapatkan kesempatan kerja yang baik di dalam negeri sendiri.
Dengan pengharapan dari tokoh politik seperti Prabowo dan Gibran, ada upaya untuk menciptakan kehidupan yang bermartabat bagi masyarakat Indonesia. Ini berarti pemerintah berfokus pada penyediaan lapangan pekerjaan yang memadai di tanah air.
Keluarga dan Kehidupan yang Bermartabat
“Hidup bermartabat dapat berarti tetap di rumah sambil mengurus anak dan cucu.”
Adanya peluang untuk bekerja di dalam negeri juga memberikan kebebasan bagi orang tua untuk tetap berada di rumah. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengurus keluarga, termasuk anak dan cucu, tanpa harus pergi jauh demi mencari nafkah.
Dengan demikian, menghargai dan mempertahankan ikatan keluarga menjadi salah satu bagian penting dari kehidupan yang bermartabat. (fir)
Topics #Hashim Djojohadikusumo